THOUGHT FOR THE DAY, MAY 15, 2007 Posted by Agunk Kimi on 2007-05-23 [ print artikel ini | beritahu teman | dilihat 507 kali ]Swami, today, gives a formula for world peace.
People talk of world peace. But how can you ensure peace in the world? Here is the formula for it. “If there is righteousness in the heart, there will be beauty in the character. If there is beauty in the character, there will be harmony in the home. If there is harmony in the home, there will be order in the nation. If there is order in the nation, there will be peace in the world.” It may thus be seen that the first link in the chain leading to world peace is righteousness or dharma. Dharma is only another name for right action. But the prerequisite for right action is right thought. In other words, peace should start with the individual and gradually spread wider and wider right along the line - from the home or family to the village to the nation, etc., till finally, it encompasses the entire world.
Orang-orang membicarakan tentang kedamaian dunia. Bagaimana caranya engkau mewujudkan kedamaian di dunia ini? Berikut ada resep untuk itu. "Jikalau di dalam hati terdapat kebajikan, maka akan terbentuk karakter yang indah. Jikalau terdapat karakter yang indah, maka di dalam rumah-tangga akan terdapat keharmonisan. Bila terdapat keharmonisan dalam rumah-tangga, maka akan tercapai ketentraman dalam kehidupan berbangsa. Bila suatu bangsa tertib & damai, maka akan tercapailah kedamaian dunia." Terlihat bahwa penghubung pertama dalam rantai untuk menuju kedamaian dunia adalah nilai kebajikan atau dharma. Dharma adalah kata lain untuk perbuatan bajik. Namun untuk menghasilkan perbuatan yang bajik diperlukan pikiran yang benar. Dengan kata lain, kedamaian haruslah berawal mula dari masing-masing individu dan secara perlahan menyebar semakin luas di sepanjang perjalanannya, yaitu dari rumah-tangga atau keluarga ke pedesaan dan ke perkotaan dan seterusnya hingga akhirnya mencakupi seluruh dunia.
- Summer Showers, 1990.
|