THOUGHT FOR THE DAY, MAY 22, 2007 Posted by Agunk Kimi on 2007-05-22 [ print artikel ini | beritahu teman | dilihat 437 kali ]The distinction between action and Karma Yoga should be clearly understood. Actions performed selfishly with egoism and desire for reward are actions that bind. However, actions that are performed unselfishly, without ego and any expectation of reward, become Karma Yoga. Every man's life is filled with actions. But apart from activities associated with self-interest, one should participate in service activities. Every man's primary aim should be to devote oneself to selfless activities. The very reason Man has been endowed with the human body is to render selfless service to others. Through service to others, divinity can be experienced.
Kita harus memahami secara jelas perbedaan antara action (tindakan) dan Karma Yoga. Perbuatan/tindakan congkak yang dilakukan dengan landasan egoisme dan keinginan atas imbalannya merupakan perbuatan yang bersifat mengikat. Akan tetapi, sebaliknya, perbuatan yang dilakukan secara tanpa pamrih, tanpa ego dan tak mengharapkan imbalan, merupakan perbuatan Karma Yoga. Kehidupan manusia dipenuhi oleh tindakan/actions. Di samping perbuatan yang diasosiasikan sebagai untuk kepentingan pribadi, engkau juga perlu berpartisipasi dalam aktivitas sosial (pelayanan). Yang seharusnya menjadi Tugas utama setiap orang adalah mendedikasikan dirinya bagi aktivitas pelayanan. Itulah alasan utama mengapa manusia telah dibekali dengan badan jasmani ini. Hanya melalui pelayanan terhadap sesama, maka keilahian akan dapat direalisasikan.
-BABA
|